Kamis, 17 Desember 2015

Mengapa saya memilih Logistik ?

Alasan saya memilih jurusan logistik karena saya lebih suka berhitung dari pada menghapal teori. Dan prospek kerja Logistik itu bagus.  Sekarang banyak perusahaan dari manufaktur, minyak dan gas, serta perusahaan penghasil produk lainnya yang memerlukan bagian pergudangan atau supply chain management.

Manajemen Logistik

gue kuliah Jurusan Manajemen Logistik. suatu hari seorang dosen bertanya, Apa sih makna dari jurusan kalian ini? kalau makna manajemen kayaknya umumnya udah tau maknanya. manajemen intinya adalah plan, do, cek. Kalau makna Logistik, hm apa ya? padahal saat ini gue udah semester 4. masa gak tau maknanya. Gue jadi memikirkannya. dari pada gue pusing memikirkannya mending browsing aja...
Logistik berasal dari bahasa Yunani "Logos" yang berarti rangsum, kata, kalkulasi, alasan, cara berbicara, dan orasi. Dalam sejarah Yunani dan Romawi kuno, istilah logistik digunakan sebagai pasokan senjata dan rangsum bagi para prajurit yang bertempur, yang berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya. Pasukan Romawi kuno dalam berperang selalu berpindah dari satu daerah ke daerah lain untuk menuntaskan ambisi Julius Caesar dalam menguasai dunia. Untuk itulah diperlukan tenaga logistik yang handal, atau yang dahulu disebut sebagai "Logistikas". Tim logistikas bertugas untuk memberikan pasokan atau supply kepada prajurit yang bertempur. Istilah ini kemudian digunakan oleh militer modern dalam melakukan supply untuk keadaan perang, mulai dari informasi, transportasi, senjata, bahan makan, dan masih banyak lagi.
Secara harafiah, logistik diartikan sebagai management aliran atau flow management dari suatu tempat ke tempat lain. Apa saja yang termasuk di dalamnya? Garis besar flow management meliputi aliran sumber daya dan informasi. Keduanya memiliki sub bagian yang terpisah. Sebagai contoh, aliran sumber daya meliputi energi dan manusia. Beberapa sub bidang logistik antara lain adalah:
  1. Informasi
  2. Transportasi
  3. Inventory
  4. Warehousing
  5. Material-handling
  6. Packaging
Logistik merupakan suatu bagian dari supply chain management yang berfokus pada perpindahan barang dari tempat asal ke tempat tujuan, untuk mencapai kepuasan pelanggan. Tujuan utama dari logistik adalah mengatur siklus sehingga memberikan hasil yang bermanfaat bagi perusahaan, terutama pada efisiensi. 2 hal yang menjadi fokus utama dalam dunia logistik adalah internal logistik dan external logistik. Keduanya mengatur aliran dan penyimpanan material dari satu titik ke titik lain dengan fungsi utama meliputi inventory management, purchasing, transportasi dan distribusi, serta warehousing. 

Inventory Management
Inventory management merupakan sistem pengaturan inventory dalam suatu perusahaan. Percaya atau tidak, sistem inventori yang dianut oleh suatu perusahaan dapat mencerminkan kinerja dari perusahaan tersebut. Banyak perusahaan menjadi bangkrut hanya karena perusahaan tersebut tidak dapat mengatur sistem inventori-nya. Peningkatan jumlah inventori perusahaan rentan menyebabkan munculnya dead stock. Contoh nyata, siapa tidak mengenal sepeda Federal. Pada era tahun 90an, jika orang menyebut sepeda gunung, yang terlintas dibenak mereka hanya 1 nama yaitu Federal. Bahkan jika orang pergi ke toko sepeda, ingin membeli sepeda gunung merk lain, mereka tetap menyebut, "Pak mau beli sepeda Federal merk anu". Namun, perusahaan ini akhirnya menjadi collapse dan harus menjual aset mereka kepada salah satu kompetitor nya pada waktu itu yang masih dalam taraf berkembang, yaitu Polygon. Konon, kejatuhan pabrik sepeda terbesar di Indonesia ini dikarenakan mereka mempunyai dead stock yang terlalu banyak akibat inventory management yang kurang bagus.

Selasa, 13 Januari 2015

Erica Membanggakan, Anak Indonesia Berprestasi di Amerika dan Dilirik Majalah “Forbes”

1372765947981842976
Erica Kaunang Bersama Ayahnya, Joutje Kaunang (Pic: Harian Komentar/ Joutje Kaunang)
Mungkin kebanyakan dari kita belum tahu, bahwa di Amerika Serikat ada banyak anak-anak Indonesia yang sekolah di sana. Mereka itu hebat secara akademik, dan luar biasa dalam pergaulan. Tentu, anak-anak ini dengan bangganya akan menjawab ketika ditanyai dari mana asal orang tua mereka. Maka merekapun memberi jawab, “Oh,…of course Indonesia. My parents are from Indonesia.”
Anak ini sungguh sangat berprestasi di Amerika. Ia boleh dibilang adalah seorang anak yang genius. Salah seorang anak yang tidak hanya membanggakan bagi kedua orang tuanya, tapi juga menjadi kebanggaan Indonesia. Paling tidak, ia sudah mengharumkan nama Indonesia. Semakin memperkenalkan Indonesia. Nah, inilah anak-anak calon agen perubahan di masa depan. Anak-anak yang dipercaya sebagai calon-calon pemimpin masa depan.
Adalah Erica Kaunang, demikian nama lengkap anaknya kawan saya tersebut. Pada saat usianya baru 7 tahun, putri dari Joutje Kaunang dan Eva Purba ini rupa-rupanya sudah mulai ‘diperhitungkan’. Saat itu ia mendapat surat khusus dari Gedung Putih atau ‘White House. Hebatnya lagi, surat itu ditandatangani langsung oleh Presiden USA kala itu, George W Bush. Surat dari orang nomor satu di Amerika itu merupakan respon balik atas surat yang dikirim Erica untuk sang presiden. Waktu itu ia masih menjadi murid kelas 2 Publik School 199 di Queens New York. Singkat cerita, Erica mendapat tugas dari gurunya, atas persetujuan kepala sekolah tentunya, untuk menulis surat buat Presiden Bush. Kesempatan ini tidak disia-siakan oleh Erica. Tugasnya dilakukan dengan baik. Ia pun menulis surat dimaksud.
13727661301580575334
Surat dan Foto dari Presiden Amerika untuk Erica (Pic: Komentar/ Joutje Kaunang)
Dalam surat itu, Erica sedikit mengkritisi sang Presiden Amerika. Dengan segala kepolosannya, Erika meminta agar Presiden Bush bisa menghentikan peperangan yang terjadi di sejumlah kawasan, ia juga meminta agar pemerintah memperbanyak saja polisi di jalan-jalan (Mungkin maksud dia, lebih baik polisi yang diperbanyak daripada tentara). Presiden Bush dalam balasannya antara lain mengatakan bahwa ia sangat menghargai dan ingin sekali mengetahui setiap pandangan dari segenap rakyat yang dipimpinnya. Ia juga mengatakan bahwa dirinya akan berusaha membuat kehidupan lebih baik dan nyaman bagi rakyat Amerika.
Erica sendiri meski masih kecil, namun sudah mengukir banyak prestasi di sekolahnya. Sejumlah penghargaan sudah diraihnya, misalnya saja penghargaan sebagai Student of The Month, Reader of The Month, Outstanding Mathematics dan masih banyak lagi. Penghargaan-penghargaan ini tidak gampang, karena harus bersaing dengan banyak siswa, baik itu siswa dari negara lain maupun yang asal Amerika sendiri.
Belum lama ini, Erica Kaunang kembali mencatat prestasi mengagumkan ketika diberikan kesempatan mengecap pendidikan di sebuah sekolah khusus untuk ‘anak-anak pintar’ yaitu di Hunter College High Scholl, yang berlokasi di jantungnya New York, Manhattan. Bahkan pun, sebuah penghargaan prestisius telah diraihnya, yaitu Gold Honor Roll. Dan ini tidak main-main, karena sudah dua tahun berturut-turut ia berhasil menggondol medali yang sama ini, yaitu sejak tahun 2012 kemarin, dan kemudian untuk tahun 2013 juga.
Gold Honor Roll ini merupakan penghargaan bagi siswa yang meraih nilai tertinggi. Mendapatkan nilai tertinggi di antara siswa-siswa genius lainnya tentu tidak mudah. Dengan kesuksesannya itu, maka foto Erica pun langsung terpampang di dinding sekolah khusus anak-anak berprestasi tersebut. Hunter College High Scholl ini merupakan sekolah khusus ‘siswa genius’ yang diseleksi departemen pendidikan setempat. Karena kepintaran dan keberhasilannya itu, kini Erica juga akhirnya dipercayakan oleh pihak sekolah untuk menjadi  editor majalah sekolah.
Ada cerita menarik yang dituturkan Joutje Kaunang, ayah Erica ini, mengenai beberapa kisah sebelum Erica terpilih. Menurut Joutje, pada tahun 2010 ketika Erica lulus bersama lebih dari 300 anak-anak pintar pilihan NYC Dept Of Education (Departemen Pendidikan New York City), untuk mengikuti tes di Hunter College High School. Test itu sendiri diikuti oleh sekitar 2.500 anak-anak pintar dari seluruh New York.
Namun saat itu si Erica sebenarnya belum berhasil lulus, karena katanya nilai Erica belum mencapai target yang ditetapkan (175 Point), di mana saat itu Erica hanya meraih 165 Point (masih kurang 10 point). Test yang dilakukan memang sangat sulit dan diambil dari mata pelajaran High School. Si Erica kecil tetap percaya diri, ia tidak langsung merasa kalah, dan tidak menjadi minder. Ia juga tidak bersedih hati. Justru dirinya terus terpacu.
Erica ternyata masih dipertimbangkan untuk lulus. Pihak sekolah kemudian mengambil kebijakan untuk tetap mengakomodir Erica di sekolah tersebut. Nah, ternyata keputusan sekolah untuk menahan Erica terbukti tepat. Karena pada tahun 2012 Erica justru menunjukkan bahwa dirinyalah yang terbaik. Saat itu ia mendapat pujian yang luar biasa dari guru-guru yang mengajar di kelasnya, termasuk dari kepala sekolah sendiri, karena ia yang hampir saja tidak lolos, toh justru yang berhasil meraih nilai paling tinggi, dan bahkan meraih Gold Honor Roll. Prestasi itu kemudian masih juga ia raih di tahun 2013 ini.
Bulan April yang lalu, Erica mendapat surat dari sekolah dan diberitahu bahwa ia mendapat permintaan dari sebuah yang sangat terkenal FORBES untuk diwawancarai melalui SKYPE. Ini memang sangat membanggakan, tidak sembarangan orang bisa masuk Majalah FORBES, dan tidak sembarangan orang akan diwawancarai FORBES. Setelah itu, beberapa hari yang lalu Erica sudah menerima raportnya di kelas istimewa itu ( Gifted and Talented Class ) dengan mendapat nilai yang fantastis, yaitu 99.07%. Prestasi demi prestasi yang diraih Erica Kaunang mestinya dapat menjadi pemacu dan pemicu bagi anak-anak Indonesia di manapun mereka berada.
13727660391556123560
Surat Untuk Diwawancarai FORBES (Pic: Joutje Kaunang)
Menjadi yang terbaik. Menjadi best of the best itu tidak gampang. Dan tentu saja, lebih tidak mudah lagi ketika harus mempertahankannya. Itulah kini yang sementara dijaga dan diperjuangkan Erica, yakni mempertahankan apa yang sudah berhasil diraihnya. Bahkan kalau perlu, lebih berprestasi lagi kelak di kemudian hari. Bisa jadi, bagi Erica, sudah tidak ada waktu lagi untuk bermain-main seperti anak-anak sebayanya. Belajar dan terus belajar adalah rutinitas si Erica kecil ini. Dan anak-anak seperti inilah yang selayaknya kita sebut agen perubahan. Setidaknya, mereka sudah mengubah cara berpikir dan paradigma lama kita. Pandangan kuno yang sering menghantui anak-anak kita, “Ah, aku tidak mampu…” atau, “Ah, aku tidak bisa…”. Erica sudah menjadi agen perubahan, bahwa tidak boleh ada kata tidak mampu dan tidak bisa bagi anak-anak Indonesia. Tidak boleh minder dan atau kalah sebelum berperang.
Adalah harapan kita bersama, bahwa akan bermunculan semakin banyak Erica-Erica yang lain. Akan semakin banyak lahir putra dan putri Indonesia yang memiliki mental dan karakter pemenang. Pembentukannya tentu tidak boleh menunggu setelah mereka dewasa. Dari sejak kecil, mereka sudah mesti diajari dan dibimbing. Sebab, seperti kata-kata kunci sebuah iklan: Kalau tidak sekarang kapan lagi? Kalau bukan kita, lantas siapa lagi? —Michael Sendow—
http://luar-negeri.kompasiana.com/2013/07/02/erica-membanggakan-anak-indonesia-berprestasi-di-amerika-dan-dilirik-majalah-forbes-573897.html

Di China, gelandangan dan pemulung rajin baca buku di perpus
Perpus buat pemulung di Hangzhou, China.  Ada pemandangan berbeda di Perpustakaan Umum Kota Hangzhou. Saban hari, datang pria-pria berpakaian lusuh membaca buku, koran, bahkan mengakses Internet.
Mereka adalah tunawisma setempat. Jumlah mereka bahkan lebih banyak dibandingkan pelajar atau pegawai.
Salah satunya adalah Zhang Kai. Tunawisma 76 tahun ini sehari-hari menyambung hidup sebagai pemulung. Dia mengaku datang ke perpustakaan murni untuk membaca, bukan sekadar numpang tidur atau mencari makanan gratis. Sebelum baca buku, Kai selalu mencuci tangan supaya lembaran kertas tidak kotor oleh tangannya yang kadang penuh debu atau noda.
"Saya suka baca buku. Membaca dapat mengurangi rasa sedih karena penderitaan hidup," ujarnya seperti dilansir stasiun televisi CCTV News, Selasa (25/11).
Tunawisma lainnya, bernama Chen Hu, mengaku suka membaca koran dan jurnal untuk mengetahui isu-isu dunia terbaru. Dia mengaku masih berusaha mencari pekerjaan tetap. Bila perpus tutup jam 9 malam, maka dia beralih ke pelataran bank di gedung sebelah untuk tidur.
Kepala Perpus Hangzhou Liang Liang mengaku pihaknya mengizinkan gelandangan, pengemis, ataupun pemulung membaca sepanjang hari. Kebijakan itu sudah berjalan 28 tahun terakhir.
"Mereka tidak bermaksud buruk. Mereka hanya ingin membaca, kenapa harus dilarang," ujarnya.
Tak sekadar mengizinkan mereka baca dan membaur dengan pengunjung lain, pihak perpus juga menyediakan air minum gratis, sambungan Internet lewat wi-fi, serta membolehkan para tunawisma duduk di ruang baca berpendingin udara.
"Kami membolehkan mereka membawa barang-barang bawaan, termasuk benda rongsokan bila mereka bekerja sebagai pemulung. Tapi kalau perpus tutup, kami minta mereka tidak lupa membawa kembali barang-barang itu," kata Liang.
Masyarakat mengagumi kebijakan perpustakaan ini. Koran setempat menobatkan lembaga itu sebagai "perpustakaan paling hangat di seantero China".
http://www.merdeka.com/dunia/di-china-gelandangan-dan-pemulung-rajin-baca-buku-di-perpus.html
8 Orang Cacat yang menginsipirasi dunia

1. Anthony Robles

Pria yang berasal dari Arizona State University ini lahir hanya dengan satu kaki saja. Namun kekurangannnya ini tidak menghentikannya untuk jadi juara nasional gulat kelas berat! Robles mengambil kelas 125 pound dengan 7-1 kali kemenangan atas juara bertahan Matt McDonough of Iowa.
2. Bobby Martin

Ia dilahirkan tanpa kaki satupun! Namun Bobby selalu berjuang dengan susah payah untuk menjadi raja. Usahanya ini pun membuahkan hasil yang menakjubkan, kini ia bisa menjadi pemain Pro NFL.
3. Qian Hongyan

Pada usia 3 tahun, gadis kecil ini mengalamai kecelakaan mobil yang mengharuskan para dokter mengamputasi kedua kaki Qian demi kelangsungan hidupnya. Dengan dibantu setengah bola basket sebagai tubuh palsu, Qian mewujudkan ambisi besarnya untuk bersaing sebagai perenang dalam Pralimpiade 2012 di london.
4. Lance Benson

Pria berusia 36 tahun ini lahir tanpa kaki. Namun hal itu tidak membiarkannya untuk mengikut lomba marathon di New York. Dengan duduk di atas skateboard dan menggunakan tangan untuk mendorong badannya, dia berkompetisi di New 2005 Ing York City Marathon hanya dalam 3 jam 37 menit!
5. Vinod Thakur

Penari hip-hop dari India ini tak memiliki kaki sama sekali! Namun kecintaannya terhadap dance tak meluluhkan ambisinya itu. Dengan meniru video tarian yang dia download dari warnet, dia belajar dengan cepat sehingga membawa dia menjadi “INDIA GOT TALENT”.
6. Xu Yuehua

Wanita berusia 55 tahun ini telah kehilangan kedua kakinya ketika mengalami kecelakan kereta api di usia 13 tahun. Hal ini tidak meredupkan hati emasnya, dia menghabiskan 37 tahun dengan membawa dan membesarkan lebih dari 130 anak-anak di lembaga kesejahteraan sosial.
7. Kevin Connolly

Lahir tanpa kedua kaki, membuat Connoly terbiasa dengan tatapan orang asing yang menatap aneh kepadanya. Tapi dia justru memanfaatkan hal itu, dengan mengangkat kamera pinggulnya, dia memotret muka orang-orang yang melihat ke arahnya lalu memposting hasil foto-foto itu di websitenya http://kevinmichaelconnolly.com. Kini Connolly telah menjadi fotografer hebat!
8. Huang Jianming

Pria yang berasal dari kota selatan Cina Shenzhen ini kehilangan kedua kakinya ketika mengalami kecelakaan kereta api. Setelah tragedi tersebut, istrinya meninggalkan dia karena telah kehilangan mata pencaharian. Kini dia menjadi seniman jalanan perjalanan, keliling melalui lebih dari 20 kota di China dalam sepuluh tahun. Dia pun bisa mendaki tembok besar china pada tahun 2006 dan berharap wisatawan yang melihatnya sedang mendaki bisa menikmati menjadi manusia sejati dan berpikir tentang potensi yang mereka miliki.
 https://galeriabiee.wordpress.com/news/8-orang-cacat-yang-menginspirasi-dunia/
http://www.untukku.com/artikel-untukku/10-tips-rahasia-menjadi-pelajar-berprestasi-di-sekolah-untukku.html
Mau tahu apa rahasia para pelajar berprestasi? Ini dia rahasianya:
1. Jadilah seorang pemimpin. Latihlah rasa tanggung jawabmu.
Apabila guru meminta bantuanmu untuk mengerjakan sesuatu misalnya membersihkan kelas, jangan ragu untuk menerimanya. Ajak beberapa teman kelas dan pimpin mereka untuk membersihkan kelas bersama-sama.
2. Mendengarkan penjelasan guru dengan baik.
Jawablah setiap pertanyaan yang diajukan oleh guru apabila kamu mengetahui jawabannya. Jangan menunggu guru untuk memanggil kamu untuk menjawab pertanyaan.
3. Jangan malu untuk bertanya.
Selalu ajukan pertanyaan kepada guru apabila tidak mengerti tentang sesuatu hal.
4. Kerjakan PR dengan baik, jangan selalu mencari alasan untuk tidak mengerjakannya.
Jangan malas mengerjakan PR dengan alasan lupa atau menunda-nunda mengerjakannya. Enak kan kalau kita cepat mengerjakan PR, jadi masih punya banyak waktu untuk bermain dan nonton TV deh!
5. Setiap pulang dari sekolah, selalu mengulang pelajaran yang tadi diajarkan.
Nanti sewaktu ada ulangan jadi tidak banyak yang harus dipelajari! Asyik!
6. Cukup istirahat, makan dan bermain.
Semuanya dilakukan secara berimbang. Setelah pulang sekolah, kita sering ingin cepat-cepat bermain dan melupakan segala hal penting lainnya, contohnya makan dan istirahat. Padahal setelah seharian di sekolah, tak terasa badan kita membutuhkan masukan energi tambahan yang bisa didapatkan dari istirahat dan makanan yang kita makan. Oleh karenanya kita harus dapat membagi waktu untuk makan, istirahat dan bermain. Kalau semuanya dilakukan dengan baik, badan jadi segar setiap hari! Jadi tidak sering mengantuk di kelas!
7. Banyak berlatih pelajaran yang kurang disuka.
Apabila kamu tidak menyenangi suatu mata pelajaran, contohnya matematika, maka banyak-banyaklah berlatih, mengikuti kursus atau belajar berkelompok dengan teman. Sehabis belajar bisa bermain dan menambah teman baru di tempat kursus. Selain itu, siapa tahu dari kurang menyukai matematika, kalian malahan menyukainya.
8. Ikutilah kegiatan ektrakurikuler yang kamu senangi.
Cari tahu kegiatan apa yang cocok dan kamu suka. Contohnya apabila kalian suka pelajaran tae kwon do, cobalah untuk mengikuti kursus dari kegiatan tersebut, sehingga selain belajar pelajaran-pelajaran yang diajarkan di sekolah, kalian juga dapat mendapatkan pelajaran tambahan di luar sekolah.
9. Cari seorang pembimbing yang baik.
Orangtua adalah pembimbing yang terbaik selain guru. Apabila ada yang kurang jelas dari keterangan guru di sekolah, kalian dapat menanyakan hal tersebut kepada orang tua. Selain itu, kalian juga dapat belajar dari teman yang berprestasi.
10. Jangan suka mencontek teman.
Kalau mencontek, kamu bisa bodoh karena tidak berpikir sendiri. Lagipula belum tentu, teman yang kamu contek itu menjawab pertanyaan dengan benar. Belum lagi kalau ketahuan guru dan teman lain, malu kan? Kalau kamu rajin belajar, pasti bisa menjawab semua pertanyaan dengan benar sehingga ulangan dapat nilai baik.
Lakukan dan jangan tunda lagi!, karena kamu berada di jalur pelajar berprestasi.
Semoga berhasil ….

kegiatan sma

pensi 106 tampill..

lagi pengamatan biologii



ini pas eskul

pas lagi mos..